Tampilkan postingan dengan label KEDOKTERAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEDOKTERAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

Tips Sukses UKDI

ips Tips Sukses UKDI, Tips UKDI, Tips Sukses UKDI, Tips UKDI Sukses Tips Sukses UKDI, Tips UKDI, Tips Sukses UKDI, Tips UKDI Sukses Tips Sukses UKDI, Tips UKDI, Tips Sukses UKDI, Tips UKDI Sukses
UKDI, Ujian Kompetensi Dokter Indonesia, ujian wajib yang harus diikuti oleh setiap dokter yang baru lulus untuk mendapatkan STR sebagai salah satu prasyarat untuk bekerja di Indonesia. Beberapa dokter baru sangat ketakutan dengan UKDI sendiri, bingung mau belajar apa, karena memang yang diujikan semua materi kedokteran dari ilmu A sampai Z. Berikut ini beberapa tips agar sukses dalam Ujian Kompetensi Dokter Indonesia:

1.       Kumpulkan Semua Soal-Soal UKDI, minimal dalam 2 tahun terakhir. Bisa minta kakak kelas, atau download di internet, silahkan minta bantuan om google, disana cukup banyak soal2 ukdi.
2.       Mulai kerjakan beberapa soal ukdi sejak 2-3 bulan sebelumnya, dan diharapkan tidak selalu percaya dengan jawaban yang ada, karena banyak kunci jawaban yang salah.
3.       Ikut try out UKDI, try out UKDI biasanya diadakan sebulan UKDI dilakukan, Try Out ini sangat penting karena selain mengukur kemampuan kita tentang soal-soal UKDI, namun juga banyak soal-soal yang berulang bahkan sama persis dengan soal UKDI yang ada.
4.       Jangan lupa mengingat-ingat soal UKDI yang ada di try out, setelah sampai rumah diingat-ingat lagi soalnya ditulis di kertas, dan dikumpulkan dengan teman-teman yang lain, lebih baik dibagi cara mengingatnya, misalnya no 1-2, si A, 3-4 si B, meski terbatas dan pasti tidak lengkap karena banyak yang lupa paling tidak bisa sebagai bahan diskusi dan belajar bersama.
5.       Ikut bimbingan yang diadakan di setiap Fakultas Kedokteran. Setiap FK hampir selalu mengadakan, bahkan jika sempat ikut ke FK yang lain jika memungkinkan dan diperbolehkan oleh FK yang dituju, karena tidak semua FK mau didatangi dokter baru yang bukan dari FK bersangkutan.
6.       Percaya dengan jawaban senior ato dosen saat pembahasan UKDI.
7.       Belajar kelompok 2-3 minggu sebelum UKDI, tapi bagi yang tidak terbiasa belajar kelompok lebih baik belajar sendiri, karena tidak mudah juga bagi yang terbiasa belajar sendiri harus adaptasi untuk belajar bersama.
8.       Jaga kesehatan sejak 2 minggu sebelum UKDI, jangan sampai sakit, minum multivitamin sejak 1 minggu sebelum UKDI sangat membantu.
9.       Banyak berdoa, sholat malam bagi yang muslim, dan minta doa restu orang tua.
10.   Percaya pada kemampuan diri, dan jangan pernah berbuat curang saat UKDI, karena nama Anda akan langsung dihapus dan dinyatakan TIDAK LULUS.

Selamat berjuang, semoga Sukses bagi yang akan UKDI. Tetap semangat dan yakin bisa! :)

Alur Pendaftaran Dokter Internship Indonesia

Prosedur Pendaftaran Dokter Internship Dokter Internship KBK Internship Dokter Indonesia Prosedur Pendaftaran Dokter Internship Dokter Internship KBK Internship Dokter IndonesiaPro sedur Pendaftaran Dokter Internship Dokter Internship KBK Internship Dokter Indonesia Prosedur Perjalanan Panjang Dokter Indonesia Dokter KBK Prosedur Perjalanan Panjang Dokter Indonesia Dokter KBK Prosedur Perjalanan Panjang Dokter Indonesia Dokter KBK Prosedur Perjalanan

Internship? Kata ini mungkin masih asing bagi sebagian dari kita. Namun bagi beberapa mahasiswa kedokteran kata-kata ini seakan menjadi hantu atau tanda tanya besar. Apa itu internship, mengapa harus ada internship, apa yang kita lakukan dan seterusnya.

Internship adalah program magang bagi dokter baru yang sudah dilantik dalam jangka waktu tertentu ditempatkan di suatu daerah. Internship  ini sebenarnya program global, jadi bukan program garapan kemenkes. Program ini telah lama dikenalkan oleh penyelenggara pendidikan kesehatan di hampir di seluruh negara.  Bahkan negara tetangga kita Malaysia, sudah lama menerapkan program ini, Program ini diterapkan di Malaysia selama 2 tahun bagi semua lulusan dokter baru yang akan bekerja di Malaysia. Indonesia sendiri baru menerapkannya di awal 2010, tepatnya April 2010, dengan angkatan pertama pada FK Universitas Andalas. Dan pada tahun 2012 nanti akan diterapkan pada semua lulusan Fakultas Kedokteran selama 1 tahun. Untuk sementara pada tahun 2010-2011, akan diterapkan di Propinsi masing-masing dan tidak menutup kemungkinan pada 2012 akan diterapkan lintas Propinsi. Informasi ini perlu menjadi pertimbangan juga bagi yang akan mengambil Program Pendidikan Dokter, terutama pada masa menjelang penerimaan MABA seperti sekarang ini, karena dengan Program ini masa Pendidikan Dokter seakan menjadi 6-7 tahun.

Berikut Ini perjalanan seorang dokter yang telah dinyatakan lulus dalam judisium dokter:
1.       Dokter yang dinyatakan lulus, harus mengikuti Ujian Kompetensi Dokter, UKDI, yang diadakan oleh Komite Bersama UKDI, diadakan tiap 3 bulan sekali, biasanya diadakan pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Satu bulan sebelumnya sebaiknya ikut Try Out UKDI, try out ini sangat penting karena soal-soal yang akan keluar dalam UKDI banyak yang mirip dengan soal try out ini.
2.       Setelah mengikuti UKDI dan dinyatakan lulus, dokter baru akan mengadakan pelantikan dokter, yang dalam hal ini tentu harus mengurus sendiri, dengan pembentukan panitia, dsb.
3.       Setelah pelantikan, maka prosedur yang harus dijalani, mengurus STR, surat tanda registrasi, STR ini untuk mengurusnya harus menggunakan Sertifikat Kompetensi (hasil lulus UKDI, yang baru keluar setelah satu bulan pengumuman hasil UKDI), Lafal sumpah dokter legalisir yang sudah ditanda tangani, fotocopy legalisir ijasah dokter, foto 3x4 3 lembar.
4.       Setelah STR keluar maka akan dilakukan pembentukan kelompok dan pengundian di masing-masing dinkes Propinsi, untuk menentukan tempat internship.
5.       Setelah tempat disetujui maka dari pihak DinkesProp akan mengurus Surat Ijin Praktek Sementara dan SK ke Jakarta.
6.       Setelah SIP dan SK keluar maka peserta akan diberangkatkan ke tempat internship selama 1 tahun
7.       Setelah 1 tahun peserta akan mendapat STR penuh dan SIP penuh dan dapat berpraktek mandiri di Seluruh Indonesia, ataupun mengikuti program PPDS di FK yang menyediakan Program PPDS.

Panjang jalan untuk menjadi dokter, namun harus selalu kita lewati dengan senyuman, karena setahun berikutnya pasti kita juga yang akan rindu dengan intership yang sudah dilalui. Selamat Berkarya Dokter Baru, Semoga Senantiasa dalam Lindungan Allah SWT. Amin..

Selasa, 28 Desember 2010

Bahaya Ciuman Bagi Kesehatan

Ciuman adalah tindakan yang seperti bermata dua, di satu sisi merupakan penghangat hubungan suami istri namun disisi lain juga sering disalahgunakan. Salah satu yang harus diketahui dan merupakan dampak dari ciuman adalah penyakit akibat ciuman itu sendiri. detikhealth.com mengulasnya sebagai berikut.
 Berciuman dengan pasangan terbukti bisa meredakan stres, menenangkan jiwa dan juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tapi jika kondisi badan tidak sehat, berciuman malah bisa berbuah menjadi bencana.

Saat berciuman, kadang terjadi pertukaran saliva (air liur) antar kedua orang tersebut. Hal ini ternyata bisa menimbulkan infeksi mononuecleosis atau dikenal dengan kissing disease.

Infeksi mononuecleosis ini disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan Cytomegalovirus (CMV). Virus ini menyebar melalui cairan tubuh seperti air liur, lendir atau air mata.

Sebagian besar penularan penyakit adalah melalui ciuman, sehingga sering disebut dengan kissing disease. Makan dengan menggunakan sendok dan garpu yang sama, minum dari gelas yang sama serta berbagi sikat gigi juga bisa menularkan infeksi amononuecleosis.

Infeksi mikroba lain yang menyebar melalui air liur dengan menempel pada permukaan bagian dalam dari pipi dan mulut, lidah atau gigi, contohnya adalah bakteri Streptococcus, yang dapat menyebabkan berbagai infeksi, termasuk penyakit gusi dan sakit tenggorokan.

Dilansir mayoclinic, Selasa (28/12/2010), berikut beberapa gejala yang ditimbulkan dari kissing disease:
  1. Demam tinggi
  2. Sakit tenggorokan
  3. Pembengkakan kelenjar
  4. Amandel
  5. Merasa lemah dan lesu

Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini adalah orang-orang muda, tapi tak jarang anak-anak pun bisa mengalaminya.

Namun jika terjadi pada anak-anak biasanya tidak menunjukkan gejala atau gejala yang timbul sangat ringan. Orang-orang yang telah terinfeksi biasanya tidak menunjukkan gejala selama 4-8 minggu setelah terpapar.

Virus ini akan melewati air liur dan masuk ke dalam sel epitel bagian luar mulut dan tenggorokan, kondisi ini memungkinkan virus untuk berkembang biak dan menginfeksi sel-sel darah putih yang disebut dengan sel B.

Infeksi virus pada sel B menyebabkan penyebaran virus di seluruh getah bening, sistem kelenjar dan limpa (dikenal dengan sistem lymphoreticular).

Beberapa komplikasi dapat terjadi karena infeksi mononuecleosis ini, antara lain pembesaran limpa, ganggian hati, anemia makin parah, penurunan jumlah trombosit yang mempengaruhi pembekuan darah (trombositopenia) dan gangguan sistem saraf.

Yang perlu diingat, permukaan saluran pernapasan (hidung, mulut dan tenggorokan) kontinu dan terdiri dari jaringan yang sama. Akibatnya, mikroba yang ditemukan dalam air liur umumnya dapay ditemukan juga di bagian lain dari saluran pernapasan, termasuk hidung dan tenggorokan.

Oleh karena itu, selain menyebabkan infeksi mononuecleosis berciuman dengan orang yang tidak sehat juga dapat menyebabkan penyakit lain, seperti dilansir About.com antara lain herpes oral dan flu Singapura atau Hand Foot and Mouth Disease (HFMD).

Penyebaran mikroba menular melalui air liur dapat terjadi ketika ketahanan alami di mulut berkurang. Sebagai contoh, infeksi gusi dapat terjadi pada orang dengan kekurangan vitamin C, sedangkan sariawan disebabkan oleh infeksi ragi Candida, lebih cenderung terjadi pada orang yang telah minum antibiotik.

Tapi sariawan tidak menular. Berbeda dengan virus herpes oral dan HFMD, sariawan tidak memiliki asal penyakit menular dan tidak dapat menyebar melalui air liur atau berciuman.

Dikutip: detikhealth.com
Sumber: http://www.detikhealth.com/read/2010/12/28/180751/1534456/763/bencana-akibat-berciuman?ld991103763

Senin, 27 Desember 2010

Laser Malaysia Berbahaya bagi Mata

Bahaya Laser Hijau Malaysia
Bahaya Laser Hijau Malaysia
Bahaya Laser Hijau Malaysia
Malaysia Cheat Laser AFF Cup 2010 Finals
Malaysia Cheat Laser AFF Cup 2010 Finals
Malaysia Cheat Laser AFF Cup 2010 Finals
Bahaya Malaysia Laser Bagi Kesehatan AFF Cup 2010 Finals
Bahaya Malaysia Laser Bagi Kesehatan AFF Cup 2010 Finals
Bahaya Malaysia Laser Bagi Kesehatan AFF Cup 2010 Finals
Bahaya Laser bagi Mata
Bahaya Laser bagi Mata
Bahaya Laser bagi Mata 


Kekalahan Indonesia atas Malaysia 0-3 di Leg Pertama, salah satunya disebabkan oleh laser yang terus menerus disorotkan secara tidak sportif ke mata pemain Indonesia. Mungkin bagi anda pendukung Malaysia hanya berkata, kalah ya kalah, tidak ada hubungannya dengan laser. Tapi saya tahu, pemain kita orang terdidik, tahu bahaya sinar laser, wajar jika terganggu konsentrasi. Meski mungkin permainan kami tidak baik memang, namun inilah yang harus dunia tahu, FIFA atau AFC yang bermarkas di Malaysia harus adil bertindak. Inilah bukti bahaya laser bagi kesehatan mata. dikutip: dari MayoClinic, Ophtalmologist


Mayo Clinic ophthalmologists have found commercially available Class 3A green laser pointers can cause visible harm to the eye's retina with exposures as short as 60 seconds. The findings will be published in the May issue of Archives of Ophthalmology.

Dennis Robertson, M.D., Mayo Clinic ophthalmologist, conducted investigations with a green laser pointer directed to the retina of a patient's eye; the eye was scheduled for removal because of a malignancy. The green laser damaged the pigment layer of the retina, although it did not cause a measurable decrease in the visual function of the patient's eye. Dr. Robertson believes that longer exposures could harm vision, however. He also warns about potential damage from higher-powered green laser pointers.

"With the use of laser pointers that are more powerful than five milliwatts, there would likely be damage to the actual vision," he says. "Functional damage could occur within seconds."

Dr. Robertson does not advocate against use of green laser pointers; rather, he advocates against their misuse. "Green laser pointers are not a public health hazard at this time, but something people should be aware of," he says. "I'm raising concerns that people should be cautious when using green laser pointers not to point them at someone's eye or face. It's like how you use your knife -- carefully."

While pointing out risks of green laser pointers, he adds, "This is a potential hazard to people's eyes, but rarely is it going to be a practical hazard because the aversion reflex we have naturally will cause a person to blink or turn away from a laser light."

Green laser pointers are readily available in stores and on the Internet, according to Dr. Robertson. "Kids can buy these," he says. "They're not strictly regulated."

He adds that Class 3A green laser pointers are increasingly being used by amateur astronomers to pinpoint objects in the night sky and by the construction industry and architecture educators to point out details of structures in daylight

Dr. Robertson conducted the eye exposure test with a consenting patient two weeks before eye removal due to ring melanoma. The patient's vision was 20/20, and the macular retina appeared healthy.

Dr. Robertson exposed the patient's retina to light from a commercially available Class 3A green laser with an average power measured at less than five milliwatts: 60 seconds to the fovea, the center of acute vision; five minutes to a site 5 degrees below the fovea; and 15 minutes to a site 5 degrees above the fovea.

Dr. Robertson had color photographs taken of the eye before and after exposure to the laser.

Dr. Robertson examined the patient's eye 24 hours after laser exposure. He found retinal damage characterized by yellowish discoloration involving the pigment layer beneath the fovea and at the site of the 15-minute exposure above the fovea. Each of these sites developed a grainy texture within six days. Study of the eye tissue under a microscope also confirmed damage to the pigment layer in the laser-exposed regions.

Dr. Robertson has been interested in the effects of lights on the human eye during his career, testing operating room microscopes, lights used in the clinic, red laser pointers and now green laser pointers.

Previously, he determined red laser pointers to be quite safe. "I tested different powers up to five milliwatts and could not create recognizable damage in the human eye with the red laser pointers," he explains. "So, at least a transient exposure to red laser pointers' light is only of trivial concern."

Dr. Robertson attributes the risk differential between red and green lasers to wavelength. "We know that the retina is infinitely more sensitive to shorter wavelengths," he says. "The green lasers appear much brighter to the human eye because of the shorter wavelength and can cause damage."

Dr. Robertson says Mayo Clinic's investigations have clearly demonstrated that green laser pointers can cause irreversible damage to the pigment layer of the retina.

Source: http://www.news-medical.net/news/2005/05/09/9901.aspx?page=2

Sabtu, 25 Desember 2010

Wanita lebih Emosional

Wanita lebih Emosional, jangan heran jika terkadang kita sering bermasalah dengan wanita jika emosinya sedikit saja terganggu, akhir-akhir ini peneliti Polandia membuktikan bahwa otak wanita secara alami lebih emosional. Berikut ini studi tersebut, dikutip dari BBC News.

Satu tim dari Krakow di Polandia menggunakan "functional magnetic resonance imaging" (fMRI) untuk mengakses kegiatan otak saat 40 relawan diperlihatkan berbagai gambar. Kaum pria menunjukkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tindakan yang harus mereka ambil untuk menghindar atau menghadapi bahaya. Namun studi yang dipaparkan kepada Masyarakat Radiologi di Amerika Utara menemukan aktivitas di pusat-pusat emosional di otak perempuan. Para peneliti dari Rumah Sakit Universitas Jagiellonian melakukan pemindaian terhadap 21 pria dan 19 wanita.

Kegiatan otak dimonitor sementara relawan itu diperlihatkan citra objek dan gambar dari kehidupan masyarakat biasa yang dirancang untuk menimbulkan tingkat emosional yang berbeda. Citra itu diperlihatkan dua kali. Pertama kalinya hanya gambar-gambar negatif yang diperlihatkan. Untuk kedua kalinya, hanya diperlihatkan gambar-gambar positif. Ketika melihat gambar-gambar negatif, kaum wanita memperlihatkan kegiatan yang lebih kuat dan intenstif di thalamus kiri. Daerah ini yang merelay sensor informasi ke pusat-pusat otak untuk rasa sakit dan kenikmatan. Kaum pria menunjukkan kegiatan di kawasan otak yang disebut insula kiri yang memainkan peran penting dalam mengendalikan fungsi syaraf tidak sadar seperti pernafasan, detak jantung dan pencernaan. Pada intinya, kegiatan di kawasan ini utamanya untuk tubuh akan lari dari bahaya atau menghadapinya.

Dikutip: BBC News 
Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2009/11/091130_brainscan.shtml



Kamis, 23 Desember 2010

Treadmill Jogging Swimming Calori Calculator

Treadmill Calori Calculator
Treadmill Calori Calculator
Treadmill Calori Calculator
Jogging Calori Calculator
Jogging Calori Calculator
Jogging Calori Calculator
Swimming Calori Calculator
Swimming Calori Calculator
Swimming Calori Calculator

Menghitung Jumlah Kalori yang dibakar saat anda treadmill, jogging atau berenang...

Silahkan Klik link di Bawah ini, dan dapatkan ukur kalori yang Anda bakar saat treadmill, jogging, dan berenang..

TREADMILL CALORI CALCULATOR
JOGGING CALORI CALCULATOR
SWIMMING CALORI CALCULATOR

(skip ads di kanan atas)

Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)

Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)
Jadwal Try Out dan Ujian UKDI 2011
Try Out 15 Januari 2011
UKDI 19 Februari 2011

Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)
Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)
Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)
Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)
Ujian Kompetensi Dokter Indonesia 2011 (UKDI 2011)

Persyaratan Pendaftaran
  1. Peserta yang dapat mengikuti Uji Kompetensi Dokter adalah :  dokter lulusan fakultas kedokteran/ PSPKD yang akan memerlukan Sertifikat Kompetensi Dokter
  2. Pedoman Pendaftaran    Syarat Pendaftaran Tryout UKDI
    1. Melakukan registrasi online pada website KBUKDI dengan alamat : http://www.nace.ukdi.org/
    2. Mengirimkan berkas pendaftaran tryout UKDI dengan urutan sbb :
    3. 1)       Hasil print out registrasi online 
      2)       Pasfoto terbaru (6 bulan terakhir) berwarna dengan latar belakang merah  3x4   = 3 lb
      3)       Fotokopi bukti identitas (KTP/SIM/Paspor) 
      4)       Fotocopy legalisir ijazah dokter atau ijazah sementara 
      5)       Formulir pendaftaran tryout  (download : Form TO
      6)       Bukti setor biaya Uji Kompetensi Dokter Indonesia sebesar Rp  250,000- per   peserta yang disetorkan melalui Bank BNI Cabang Menteng  no. Rekening 149.112.966 atas nama PB IDI-KDI
  3. Semua dokumen dimasukkan ke Amplop berwarna Coklat polos, ukuran F4 dan dibagian muka dituliskan identitas peserta dan dikembalikan kepada petugas pendaftaran
  4. Peserta yang telah mendaftar tidak dapat membatalkan keikutsertaannya. Biaya dan dokumen pendaftaran tidak dapat dikembalikan oleh KBUKDI
  5. Pendaftaran dianggap sah bila telah melengkapi semua dokumen yang disyaratkan dan telah membayar biaya Uji Kompetensi
Pelaksanaan Uji Kompetensi
  1. Komite Bersama UKDI akan mengirimkan konfirmasi jumlah peserta dan nomor ujian ke setiap tempat pendaftaran 4 hari sebelum tanggal pelaksanaan ujian
  2. Peserta akan mendapatkan Kartu Tanda Peserta UKDI dan dapat diambil di lokasi ujian yang dipilih 1 (satu)  hari sebelum pelaksanaan.
  3. Pada hari pelaksanaan Uji Kompetensi, setiap peserta harus membawa Kartu Tanda Peserta ke tempat pelaksanaan ujian.
  4. Peserta Uji Kompetensi tidak dibenarkan menukar lokasi ujian setelah formulir pendaftaran dikirimkan
  5. Ujian dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama 200 menit

Download Jadwal UKDI 2011 Lengkap disini:

DOWNLOAD JADWAL UKDI 2011 LENGKAP

Rabu, 15 Desember 2010

Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)

Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Download Buku Pedoman Tatalaksana Demam Berdarah (DBD)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Download Disini:
Download Buku Pedoman DBD

Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak

Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak, buku yang dipakai di Posyandu, dan Puskesmas..
Dahulu Berupa KMS (Kartu Menuju Sehat)
Download Buku Posyandu


Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak 
Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Download Buku Kesehatan Ibu dan Anak
Download Buku KMS (Kartu Menuju Sehat) 
Download Buku KMS (Kartu Menuju Sehat)
Download Buku KMS (Kartu Menuju Sehat) 
Download Buku KMS (Kartu Menuju Sehat)

Silahkan Klik disini, Format (PDF)
BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK

Download Nelson Text Book of Pediatrics

Download Nelson TextBook of Pediatrics
Download Nelson TextBook of Pediatrics
Download Nelson TextBook of Pediatrics
Download Nelson TextBook of Pediatrics
Download Nelson TextBook of Pediatrics
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak
Download Buku Nelson Ilmu Kesehatan Anak

Silahkan Klik disini...

DOWNLOAD NELSON TEXTBOOK OF PEDIATRICS

Download Harrison Principles of Internal Medicine

Download teks book penyakit dalam Harrison
Download text book Penyakit Dalam Harrison.
Download text book Penyakit Dalam Harrison.
Download text book Penyakit Dalam Harrison.
Download text book Penyakit Dalam Harrison.
Download text book Penyakit Dalam Harrison.
Download Harrison Text Book
Download Text Book Penyakit Dalam



Download buku kedokteran, ini silahkan klik disini.. File Format .chm

DOWNLOAD HARRISON PRINCIPLES OF INTERNAL MEDICINE

Selasa, 14 Desember 2010

Download Kompetensi Dokter Indonesia

Teman-teman sejawat dokter, dokter muda, atau dokter spesialis dan siapapun yang membutuhkan Daftar Kompetensi Dokter Indonesia, ini ada link-nya, Smoga bermanfaat...  Sukses selalu...

DOWNLOAD BUKU KOMPETENSI DOKTER INDONESIA (PDF)